Minggu, 19 November 2023

Rasa, Asa, bak Rekayasa

 Rasa, Asa, bak Rekayasa

Oleh: Van Bora Simatupang


Pipi bersemu merah

Kata manis terlontar, tanpa pernah marah

Bagai sepasang sepatu yang selalu searah

Namun pupus berujung pasrah


Kupikir cinta sejati

Ternyata beri belati

Kasihnya hanya setengah hati

Luluh lantak, porak poranda, namun dirinya tanpa empati


Tergerogoti asa ku

Dilucuti fakta yang mendentum tanpa babibu

Rasaku menguap, terbang dan mengabu

Menghilang diantara langit merah jambu


Kini kuingin lupa ingatan

Membuang segala pikir irasional

Kata mereka cinta tak mudah berhenti

Dusta! Aku bahkan tak perlu berusaha


Pergilah! Bukan hanya sejauh ku memandang

Juga dari dalam sini, yang kusebut hati

Meski hanya sekedar benci, tak perlu lagi

Atas izin semesta, ikhlasku kuamini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar