Selasa, 26 Mei 2015

"Penyesalan_ku Mencintaimu"


Tersimpan sebuah Penyesalan didada..

Mengapa dulu aku Menerima Cintamu..
Sungguh sesalan ini tak Tertahankan..
Kucoba Menepis semua Tentang mu

Kau sakiti Perasaan ku
Kau linangkan Air mataku
Kau Parut Hatiku hingga Darah menjadi Beku
Sungguh ku Menyesal Mencintaimu

Ketika kau membagi Cinta..
Tidakkah kau tahu aku Tersakiti
Ternyata Pernyataanmu Mencintaiku
Hanya sebuah Habitutif Belaka


Aku Menyesal pernah Mencintaimu
Aku Menyesal terima Hadirmu dalam Hidupku Dulu
Aku Menyesal telah diPertemukan dengan Dirimu
Aku Menyesal mencoba tuk Setia

Karena Setia itu Sakit
            Setia itu Sulit
            Setia itu Gundah diLidah
Dan Setia itu bagai Menatap Awan secara Terpaksa
Ya..Sungguh ku Menyesal Mencintaimu


Puisi Karangan 17 Maret 2014


Minggu, 24 Mei 2015

" Hanya Sedikit Kecewa"




Aku selalu mengingat kata kata Aktor Pemeran Divergent "Four/Tobias Eaton (Theo James) kepada rekan mainnya Tris/Beatrice (Shailene Woodley) bahwa Tris adalah wanita hebat yang mampu menggunakan Ketakutannya untuk membuatnya menjadi wanita yang lebih kuat dan berani. Bukan malah Jatuh dan Menyerah begitu saja..

Apakah kita mampu bertindak seperti Tris itu?
Jujur,, harus ku akui aku belum mampu.. Tapi aku berharap kalian mampu menjadi sehebat dia.

Tahukah kalian?
Ada seseorang yang mengingatkanku tentang satu hal..
satu hal yang membuat aku sadar bahwa memanglah demikian..
Dia adalah seorang makluk Adam.. Dia berkata bahwa "Aku masih Labil"
Dan.. setelah berperang dengan hati dan nurani,,Harus kuakui memang ada benarnya.. "Aku masih Labil" Yaaa.. Seorang Van   Bora yang Labil

Tahukah kalian apa makna dari kata Labil itu sebenarnya?
Labil adalah kondisi seseorang yang mudah berubah keadaan perasaan & kejiwaannya dari sedih menjadi marah,, sering marah marah tidak jelas apa sebabnya. Dan harus kita akui tak ada sisi positif yang dapat kita ambil dari arti kata Labil ini.. Semuanya memancarkan aura yang Negatif..
Dan itulah aku menurut nya,, Yaa.. Negatifff



Saat dua sungai kecil itu mengaliri wajah mu
Tumpah dari kedua mata bening itu..
Saat semua serasa hampa..
Dan.. Ketika Do'a pun tak terjawab..
Bahkan saat Tuhan pun terasa jauh..
Masuk lah kedalam kamarmu..
Ceritakan semua keluhmu dihadapanNya
Ungkapkan semua pedihmu agar sesak didada itu Lenyap
Katakan bahwa kau pun butuh Tuhan..
Kaupun butuh Tuhan untuk mencintainya
Undang Dia tuk hadir dalam setiap harimu
Menemani kaki mu tuk melangkah..
Menggenggam erat tangan kecilmu
Dan .. Yakinkan bahwa kau mampu lalui semua..
Yaa,, bersama Dia.. Sang Maha Segalanya


Tahukah kamu...
Saat rasa sakit itu pun kembali hadir..
Bagai sebuah tusukan duri di Ulu Hati..
Namun tak ada yang mencoba tuk peduli
Bahkan terkesan seperti menghindari
Dan.. sebagai pelengkap Jua..
Bayangnya perlahan menjauh pergi.. Perlahan tapi Pasti
Tak mampu ku salahkan semuanya,,
Karna,, Akulah akar dari permasalahan itu.

Maaf karena aku telah menyusahkan selama ini
Tapi.. Pahamilah bukan itu maksudku
Aku hanya ingin menjadi semacam Indah
Namun.. sayangnya aku tak mampu..
Maaf yaaaa...


Saat dulu..
Dalam setiap hembusan nafas mengingatnya
Selalu Menjadikan dia semacam indah
Tak pernah lupa tuk sebut namanya dalam setiap untaian Do'a
Mendoakan segala yang terbaik untuk nya


Namun ku harus biasakan diri tuk hentikan semua,,
Karna dialah yang memintanya,,
Dan.. Apalah aku kan.. Kann.. kan
Hanya bisa menuruti maunya saja
Sebenarnya belum terbiasa.. Tuk tak sebut nama itu dalam setiap Yakinku Pada Sang Maha
Namun.. aku tengah berusaha.. meski kadang terlupa


Bukan nya sakiit hati... Hanya saja sedikit Kecewa
Ku ingin marah .. Malampiaskan.. Tapi.. Pada siapa?

Rabu, 20 Mei 2015

" Ternyata Nyata Adanya"

 
 
 

Adakah sebuah Nyata yang Maya?
Saat rasa mengalami Metamorfosa
Antara Bimbang, Ragu dan Abstrak
Kini melebur dalam Nurani
Bagai sebuah bentangan Limit

Disekelip Cemas,. Terselip Asa
Saat Gelisah mencairkan kebekuan Sepi
Terbias sebuah Curiga
Bak prasangka yang Mencengkram
Terbuai kata "Penasaran"

Saat Senja hadir di Langit Lazuardi
Seketika Pudarkan Pendar Sang Surya
Dan, kini terungkap
Kau pun hadir, no Limit
Membiaskan rasa Curiga itu

Hhhhh.....
Lega itu akhirnya menghampiri
Ternyata Tanya itu akhirnya terjawab
Ya,. rasanya cukup
Setidaknya sampai detik ini

Hei kamu..Pinjamkan rasa Rela itu yaa
Mungkin 'ku terlalu bodoh tuk diMengerti
Tapi,. Cobalah Mengilhami
Saat Semburat Kecewa Menyelimuti
Ku hanya ingin katakan.......
"Ternyata Nyata Adanya"
Terimakasih yaaa :)

#Coretan Gadis Lesung Pipi ;)

Logika vs Perasaan

 

 

 

 

"Logika vs Perasaan"

Here are so many Enigma..in My Heart
Come, one by one be a big Enigma
Make My Soul tired..and Smashed My Mind
Changing be Broken.. Down
Benarkah?
Yaa.. Aku kini sehancur itu
Salahkah?
Tidak bukan?
Ini adalah sikap wajar manusia
Especially, a girl as like as me
Tapi.. Sadarilah satu hal
Bahwa mereka akan sembuh juga
Entah kapan pun itu
Coz, our Soul and our Heart has their own way to recovered.. by all these illness
Karena ini.. tidak salah lagi adalah sebuah
"Masalah Hati"
Yaaa.. Hati yang lebur, terbakar, sakit dan terluka..serta Sesak
Oleh semua yg terjadi di Panggung Sandiwara..
Saat ku tengah melakoni peran ku yg skenarionya telah disusun olehNYA
Kita hanya tinggal memerankan peranan masing masing ..
Yaa.. Bersandiwara
Masalah hati..
Tergantung pada "Self Esteem" kita
Seberapa bisa kita menghargai diri sendiri
Dan katakan "Ku Lebih dari Sekedar Indah"
"And having a deal with your Enigmas"
Dan.. Ketika aku pun.. Harus menyerap kebahagiaan itu sebanyak banyak nya .. Sebisa dan Semampuku
Mencoba menyikapi seluk beluk hidup
Memahami duduk persoalan itu
Dan ketika... Sebagai seorang wanita
Ku lebih utamakan "Perasaan daripada Logika"
Lalu apa akibatnya?
Yaa,, ini..
Jadilah aku..
Manusia yg cepat basah oleh airmata
Terluka oleh rasa sakit
Tersentuh oleh Problematika
Dan.. Terkoyak oleh Ketajaman itu
Lalu apa?
Apakah aku harus meminta padaNya
Agar hatiku diubah menjadi seperti hati mahkluk Adam
Lebih mengutamakan Logika daripada Perasaan
Kan.. Tak mungkin
It's Impossible
Dan.. Saat mereka pun seakan tak peduli
Dan hilang.. Bagai Angin Lalu
Seakan Indah berubah Nyeri
Bagai tusukan Duri
Ku hanya kan mencoba Mengerti
Dan..itu saja yang kumampu
Kucoba atasi satu persatu
Agar beban ini tak Menyiksa ku
Dan agar aku tak berpikir tuk Menyerah
I just need to Solve them
Right..One by One
Jangan dulu terlalu bawa ke perasaan
Mari pikirkan Logika nya dulu
Bukankah Cinta juga seperti itu?
Cinta itu Logika..bukan hanya Hati
Kalau kau tak bahagia bersamanya..
Tinggalkan dia..
Tapi lain hal nya dgn Masalah
Kau tak bisa meninggalkannya..
Tapi.. Kau harus menghadapinya
#Keep Fighting Gadis Lesung Pipi
#Be Blessed
#Berkah Dalem