Kamis, 30 April 2015

" Sejuta Makna "


Saat Matahari memecah kebuntuan hari'
Saat Bulan terangi Malam yang Sunyi'
Disini aku sendiri....
Berdamai dengan Hati.....
Musnahkan semua pedih yang Menyakiti'

dia tak tau betapa Sulitnya saat itu'
dia tak mengerti tentang Pedih ku kala itu'
dia tak perhatikan Kesesakan ku waktu itu'
dia tak pahami betapa Tersiksanya aku masa itu'
Bahkan dengan Sadis bertahan dengan Ego itu'

Ketahuilah, bahwa saat itu ku pakai beribu cara...
'tuk lupakan semua tentang nya..
'tuk tak menangis lagi karna dirinya..
'tuk menghapus semua kenangan bersamanya..
'tuk mampu berdiri tegar tanpa hadirnya..

Dan kini harus kuakui...
Bekas luka itu mulai terobati'
Perih itu tak sesakit dulu lagi'
Jejak bayangnya perlahan menjauh pergi'
Akhirnya, bahagia itu pun menepi'

Hei kamu.. Pria dengan selaksa cerita
Hadir dan Membawa sejuta Warna
Melukis ribuan indah dalam Jiwa
Mengukir sebuah kisah di Panggung Sandiwara
Tahukah kamu.. Damai kini yang kurasa

Jangan lagi kau tanyakan tanya mu itu,
"Akankah berakhir sampai disini?"
"Apakah hanya sesemu itu?"
Jangan biarkan hatimu meragu..
Pahamilah.. Bukan itu maksudku..

Ternyata memang benar............
Untuk apa mencari seorang yang Sempurna
Jika yang sederhana mampu membuatmu Bahagia
Tak perlu memaksakan kisah kita'
Bagai Drama Korea'
atau
Sinema India'
Cukup sederhana saja..
Tapi "Sejuta Makna"

Tak selalu harus Diucapkan
Dengan milyaran Ungkapan Cinta
Kalau kau benar Mencintainya,
Cukup beri dia satu hal saja..
Yaitu .. "Kasih yg Sempurna"

Selasa, 14 April 2015

Aksara Jiwa


Mengikat kisah segenggam asa
Bagai untaian nada tak bersuara
Ada haru dibalik sapa
Pada hatimu yang tak tertata

Kau adalah sepotong aksara dalam jiwa
Hadirmu tenangkan hati damaikan sukma
Ketika cekam menggerogoti dalam biru nuansa
Dan ku tetap setia

Ahkk... Aku cukup tahu
Kau buat sunyi serasa ngilu
Dalam bilik hati yang merindu
Pada purnama merah jambu
Ya.. Hanya engkau satu


Jangan kau buat aku meragu

Saat pergimu melukis haru
Dan aku tetap menunggu
Mendalami makna kesetiaan mu

Trimakasih tuk segala cinta
Sederet alunan melodi dalam jiwa yang merona
Senyum itu kan selalu tampak nyata
Dan ku kan terbiasa dengan hadirnya

Puisi ku.. D'AMZ

Penantian Sia-Sia

Setitik rindu membeku dalam jiwa
Menjadi sebuah nuansa euforia rasa
Menyatu dalam sebuah peristiwa
Saat menantimu dengan berjuta asa

Kau yang mampu membuat hati terpana
Menciptakan selaksa gundah gulana
Memaksa hati berhenti meronta
Saat menunggumu di mata senja

Bukan kah kau yang berucap
Suatu saat kan kembali mengecap
Sebuah rasa yang pernah meresap
Dalam bilik hati kita yang senyap

Namun semua itu ternyata dusta
Hanya sebuah kebohongan belaka
Semua penantianku sia sia
Dan kau pun tak kunjung tiba

Untuk mu D'AMZ

VALENTINE


#Late Post__Puisi karangan 14Feb2015 *Dua Valentine Tanpamu*

Kenangan itu kembali terlintas
Memaksa memory untuk Flash Back
Ketika semua hanya tentangmu
Tentang kita

Kau dimana?
Apakah masih mengejar angan?
Kuharap kau mencapainya..
Raih dan Genggam bahagia mu'

Dua Valentine tanpamu..
Sepertinya biru.......
Tapi kau berjanji kan pulang
Merayakan Valentine kita yg tertunda'

Ku rindu masa itu..
Masa putih abu_abu..
Ketika semua hanya tentang mu...
Tentang kita'

Kau petik Gitar mu
Kau nyanyikan lagu Kenangan itu..
Lagu Elvis Presley.. "LOVE ME TENDER"
Pulanglah..
Petik kembali Gitar mu.. :'(

Rabu, 08 April 2015

Untuk Kita Renungkan


Untuk Sekedar Kita Renungkan :D

Ketika kau memutuskan tuk tak lagi bersamanya..
Ketika kau merasa jengah dengan dia
Ketika kau memilih mengakhiri semua, karna merasa bosan menggenggam kasihnya


Ingatlah..

Bagaimana dulu perjuanganmu tuk bisa bersamanya
Seperti apa dulu usahamu tuk mendapatkan hatinya
Bayangkan kembali, sesulit apa dulu kau tuk bisa mereguk bahagia dengan dia

Namun kini..
Air matanya membuat mu merasa marah
Sifat manjanya membuatmu merasa lelah
Rasa ingin tahunya membuatmu merasa terbebani

Coba ingat lagi..
Saat Saat Dulu
Saat kau merasa bagai seorang pahlawan ketika bisa menghapus air matanya...
Saat kau merasa sperti seseorang yang sangat berarti ketika mampu menyikapi sifat manjanya..
Saat kau merasa bahwa kau adalah sosok istimewa karna diperhatikan olehnya
Ditanyai * Sedang apa.. Dimana .. dan Dengan siapa?

Lalu..
Kini.. Kau tiba tiba ..
Menghilang dari pandangannya
Lenyap dari ingatannya
Pudar dari jangkauannya
Menepi dari pelukannya
Menjauh dari sentuhannya

Tidakkah kau tahu?
Kau tidak sekalipun sirna dari pikirannya
Bayangmu tetap membekas dalam memory nya
Senyummu tetap terukir indah dalam hatinya
Tawamu masih terngiang dlam benaknya
Sorot matamu masih jelas dalam ingatannya

Namun kini...
Kau merasa terganggu oleh hadirnya
Kau jelekkan dia
Menghina..
Memfitnah..
Berkata kasar..
Membentak..
Membuat senyumnya memudar
Dan dua sungai kecil pun mengalir dari mata bening nya
Menciptakan cerita kelabu pada nuansa sepinya

Tidakkah kau Ingat lagi?
Saat dulu..
Saat kau menatap jauh kedalan matanya
Saat kau genggam tangannya
Saat kau peluk erat tubuhnya
Saat kau mencium lembut keningnya
Saat kau hirup harum aroma tubuhnya
Saat kau mainkan jemari lentiknya
Saat kau tertawa bersamanya
Saat kau habiskan harimu dengan dia
Saat kau bisikkan kata cinta dan wajahnya pun merona..

Namun kini ..
Kau berkata....
Bahwa kau menyesal telah mencintainya
Dan kau menyesal mengenalnya
Bahkan kau menyesal dipertemukan dengan dirinya

Kau katakan lagi..
Kau sangat membencinya'
Kau ingin dia lenyap dari pandanganmu'
Kau berkata dia wanitq terburuk yang pernah kau kenal'
Kau berkata hadirnya membuatmu merasa dirugikan'
Kau berkata senyumnya hanya pura pura

Bahkan kau juga berkata....
Enyahlah..
Ku bisa dapatkan wanita yang lebih darimu
Lebih cantik
Lebih baik
Lebih pintar
Lebih perhatian
Lebih pengertian'
Dan yang paling membuatnya terluka..
Kau berkata kau bisa dapatkan yang tidak seperti dia.. "Yang penuh Sandiwara"

Tidakkah kau tahu?
Kini...
Hari harinya dia habiskan tuk memikirkanmu
Membayangkan masa indah yang pernah dia lalui bersamamu
Menatap foto couple "Kau dan Dia" dalam album fotonya
Menitikkan airmata saat rindu itu membuncah dalam kalbunya
Melukis senyum indahmu dalam diary nya
Menghayalkan bisa bersama denganmu lagi
Menunggu kau membri kabar padanya lagi
Menanti hadirmu dalam alam mimpinya
Menginginkan kau datang dan memeluknya lagi..
Membelai rambutnya lagi'
Bercerita tentang hal hal konyol lagi'
Menyanyikan lagu untuknya lagi'
Memetik gitar mu tuk hangatkan hatinya
Mengiriminya ribuan Pesan singkat ttg cinta
Menelfonnya puluhan kali dalam sehari
Menunggu mention mu di Twitter nya
Nge_Ping dia lewat BBM
Mengiriminya E-mail "Selamat Tidur Bintang Hatiku"

DIA INGIN SEMUA ITU KEMBALI NYATA
Kalau orang orang berkata...
"Cinta Itu Tidak Harus Memiliki"
"Aku Turut Bahagia Melihat Dia Bahagia Bersama Pilihannya"

Kata kata itu bohong besar...
Terlontar dari mulut Munafik
Karna.. "Mencintai seseorang berarti menginginkan kebersamaan bersama dia yang Dicinta.."
Tanpa ada orang ke_Tiga

PAHAMI LAH
Is it Clear? :) :D

Senin, 06 April 2015

Ibu..
18 tahun lalu kau melahirkan ku
Berjuang antara hidup dan mati
Bermandikan peluh yang mengucur deras
Menahan sakit di tenggorokan mu

Ibu...
Kau mengenalkan ku tentang dunia
Membelaiku lembut dengan cinta
Mengajarkan semua hal yang kau tahu
Membimbingku penuh kasih..

Ibu...
Kau menuntun ku tuk melangkah
Langkah pertama tuk kaki kecil ku
Dengan sabar kau bimbing aku
Hingga dengan sempurna ku berpijak di bumi..

Kini..18 tahun telah berlalu sejak masa itu
Ku telah tumbuh menjadi gadis dewasa
Gadis seperti Ibu.. Mirip sekali
Bagai pinang dibelah dua
Aku mewarisi sifatmu..Wajahmu..kebiasaan mu

Ibu..
Kau adalah idola No.1 bagiku
Engkau adalah sosok sempurna dlm hidupku
Sekaligus sebagai sahabat dekatku
Kau bawa aku dalam setiap untaian doa mu
Mendoakan ku dengan penuh kerelaan

Ibu...
Kau tak akan pernah terganti
Semoga ibu sehat selalu
Agar kelak ku dapat membayar sedikit pengorbanan mu
Doakan putri mu ini Ibu
Ku ingin bahagiakan Ibu sebisa ku
Ku ingin melihat mu tersenyum bangga wahai "Wanita tercantik di Dunia"

Teruntuk Ibu tercinta
Peluk Cium Jauh dari putri mu.. Ibu :) ({}) <3