•Kamu tahu ceritaku, juga tahu sedalam apa aku terluka dulu. Kamu paham bagaimana susahnya aku melupa sebelum bersama kamu. Tapi kau tak peduli semua itu. Kau membuat luka yg sama. Dan pada akhirnya aku harus mengumpulkan lagi kepingan hati yg tersisa. Entah siapa nanti yg bersedia memungutnya, menjahit luka yg menganga dan memperbaikinya
•Aku paham, yang telah hilang sudah layaknya menjadi kenang. Bukan sesuatu yang diajak kembali pulang.
•Dalam hal perasaan yang pernah kurasakan padamu,kamu memang sebaiknya kukenang sebagai luka,lalu kubiarkan berlalu.
•Kenang saja kita sekedar masa lalu,. Kita yang pernah ingin bahagia,tetapi luka lebih cepat datangnya. Kita yang gagal menyatukan ingin. Sebab kamu lebih suka bermain.