Ketika kau memutuskan tuk tak lagi bersamanya..
Ketika kau merasa jengah dengan dia
Ketika kau memilih mengakhiri semua, karna merasa bosan menggenggam kasihnya
Ingatlah..
Bagaimana dulu perjuanganmu tuk bisa bersamanya
Seperti apa dulu usahamu tuk mendapatkan hatinya
Bayangkan kembali, sesulit apa dulu kau tuk bisa mereguk bahagia dengan dia
Namun kini..
Air matanya membuat mu merasa marah
Sifat manjanya membuatmu merasa lelah
Rasa ingin tahunya membuatmu merasa terbebani
Coba ingat lagi..
Saat Saat Dulu
Saat kau merasa bagai seorang pahlawan ketika bisa menghapus air matanya...
Saat kau merasa sperti seseorang yang sangat berarti ketika mampu menyikapi sifat manjanya..
Saat kau merasa bahwa kau adalah sosok istimewa karna diperhatikan olehnya
Ditanyai * Sedang apa.. Dimana .. dan Dengan siapa?
Lalu..
Kini.. Kau tiba tiba ..
Menghilang dari pandangannya
Lenyap dari ingatannya
Pudar dari jangkauannya
Menepi dari pelukannya
Menjauh dari sentuhannya
Tidakkah kau tahu?
Kau tidak sekalipun sirna dari pikirannya
Bayangmu tetap membekas dalam memory nya
Senyummu tetap terukir indah dalam hatinya
Tawamu masih terngiang dlam benaknya
Sorot matamu masih jelas dalam ingatannya
Namun kini...
Kau merasa terganggu oleh hadirnya
Kau jelekkan dia
Menghina..
Memfitnah..
Berkata kasar..
Membentak..
Membuat senyumnya memudar
Dan dua sungai kecil pun mengalir dari mata bening nya
Menciptakan cerita kelabu pada nuansa sepinya
Tidakkah kau Ingat lagi?
Saat dulu..
Saat kau menatap jauh kedalan matanya
Saat kau genggam tangannya
Saat kau peluk erat tubuhnya
Saat kau mencium lembut keningnya
Saat kau hirup harum aroma tubuhnya
Saat kau mainkan jemari lentiknya
Saat kau tertawa bersamanya
Saat kau habiskan harimu dengan dia
Saat kau bisikkan kata cinta dan wajahnya pun merona..
Namun kini ..
Kau berkata....
Bahwa kau menyesal telah mencintainya
Dan kau menyesal mengenalnya
Bahkan kau menyesal dipertemukan dengan dirinya
Kau katakan lagi..
Kau sangat membencinya'
Kau ingin dia lenyap dari pandanganmu'
Kau berkata dia wanitq terburuk yang pernah kau kenal'
Kau berkata hadirnya membuatmu merasa dirugikan'
Kau berkata senyumnya hanya pura pura
Bahkan kau juga berkata....
Enyahlah..
Ku bisa dapatkan wanita yang lebih darimu
Lebih cantik
Lebih baik
Lebih pintar
Lebih perhatian
Lebih pengertian'
Dan yang paling membuatnya terluka..
Kau berkata kau bisa dapatkan yang tidak seperti dia.. "Yang penuh Sandiwara"
Tidakkah kau tahu?
Kini...
Hari harinya dia habiskan tuk memikirkanmu
Membayangkan masa indah yang pernah dia lalui bersamamu
Menatap foto couple "Kau dan Dia" dalam album fotonya
Menitikkan airmata saat rindu itu membuncah dalam kalbunya
Melukis senyum indahmu dalam diary nya
Menghayalkan bisa bersama denganmu lagi
Menunggu kau membri kabar padanya lagi
Menanti hadirmu dalam alam mimpinya
Menginginkan kau datang dan memeluknya lagi..
Membelai rambutnya lagi'
Bercerita tentang hal hal konyol lagi'
Menyanyikan lagu untuknya lagi'
Memetik gitar mu tuk hangatkan hatinya
Mengiriminya ribuan Pesan singkat ttg cinta
Menelfonnya puluhan kali dalam sehari
Menunggu mention mu di Twitter nya
Nge_Ping dia lewat BBM
Mengiriminya E-mail "Selamat Tidur Bintang Hatiku"
DIA INGIN SEMUA ITU KEMBALI NYATA
Kalau orang orang berkata...
"Cinta Itu Tidak Harus Memiliki"
"Aku Turut Bahagia Melihat Dia Bahagia Bersama Pilihannya"
Kata kata itu bohong besar...
Terlontar dari mulut Munafik
Karna.. "Mencintai seseorang berarti menginginkan kebersamaan bersama dia yang Dicinta.."
Tanpa ada orang ke_Tiga
PAHAMI LAH
Is it Clear? :) :D

Tidak ada komentar:
Posting Komentar