Minggu, 06 September 2020

Kita tinggal Kenangan yang t'lah Usai

Bertemu denganmu pernah kuamini sebagai sebuah keberuntungan. Ternyata keyakinan itu kini kuanulir hanya kesalahan perasaan. Lewat semua rasa sakit yang kau tancapkan. Kuyakini bukan kau orangnya.

Untuk semua yang terjadi izinkanlah aku berpamit diri. Ya, dulu aku rela bertahan dan berjuang, tapi kini ku sudah patah arang. 

Berbekal penghianatanmu, aku tidak lagi harus mengucapkan selamat tinggal.
Ada sabar yang berbatas, perempuan yang dulu kau sebut wanitamu, kini pergi mencari cinta yang lebih sejati.
Dia tak lagi sudi kembali. Karna kita sudah sepakat untuk tak lagi sepaket.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar